admin's blog

Menghaturkan Selamat Idul Fitri 1429 Hijriyah

Segenap rekan kerja Website ODHA Indonesia menghaturkan:

Minal aidin wal faidzin
Mohon maaf lahir & batin

Pencegahan HIV

Epidemik HIV telah berlangsung 30 tahun lebih dan masih terus berkembang.

Karenanya para peneliti terus mencari metode-metode baru untuk mencegah infeksi baru.

Dua pendekatan pencegahan baru yang banyak menerima perhatian dan kontroversi adalah sirkumsisi (sunat), dan pemanfaatan pengobatan HIV untuk menurunkan viral load.

 

Sirkumsisi (sunat)

Pengobatan HIV

Sebelum memperoleh persetujuan, setiap obat anti-HIV mengalami serangkaian ujicoba klinik untuk memastikan obat tersebut aman dan efektif.

Ujicoba klinis telah membuktikan bahwa kombinasi pengobatan HIV yang digunakan sekarang memiliki efek anti-HIV yang sangat manjur.

Memiliki anak

Dengan perawatan medis yang baik, perempuan HIV-positif dapat melahirkan bayi yang sehat tanpa menularkan HIVnya. Namun para peneliti di Thailand menemukan bahwa perempuan HIV-positif dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan melahirkan bayi dengan berat badan sangat rendah.

Pengobatan HIV untuk anak dan remaja

Banyak dokter yang mengira terapi HIV berarti seseorang dengan HIV punya kesempatan untuk hidup sehat lebih lama.

Namun, pengobatan HIV - sebagaimana juga jenis-jenis obat lain - punya efek samping. Beberapa obat anti-HIV dikaitkan dengan perubahan bentuk tubung - yang mana seseorang telah kehilangan lemak atau bertambah lemak di bagian-bagian tubuh yang berbeda. Obat anti-HIV juga sering dikaitkan dengan perubahan metabolisme (kimiawi) di dalam tubuh, seperti meningkatnya kolesterol dan glukose (lemak darah dan gula darah).

Syndicate content