Berdasarkan buku Pedoman Nasional Terapi Antiretroviral yang diterbitkan Departemen Kesehatan RI, Direktoral Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan, tahun 2004.
| Golongan / Nama Obat | Dosis a |
|---|---|
| Nucleoside RTI | |
| Abacavir (ABC) | 300mg setiap 12 jam |
| Didanosine (ddI) |
400mg sekali sehari (250mg sekali sehari bila berat badan <60kg) (250mg sekali sehari bila diberikan bersama TDF) |
| Lamivudine (3TC) | 150mg setiap 12 jam atau 300mg sekali sehari |
| Stavudine (d4T) |
40mg setiap 12 jam (30mg setiap 12 jam bila berat badan <60kg) |
| Zidovudine (ZDV atau AZT) | 300mg setiap 12 jam |
| Nucleoside RTI | |
| Tenofovir (TDF) |
300mg sekali sehari (catatan: interaksi obat dengan ddI, perlu mengurangi dosis ddI) |
| Non-nucleoside RTI | |
| Efavirenz (EFV) | 600mg sekali sehari |
| Nevirapine (NVP) | 200mg sekali sehari selama 14 hari, kemudian 200mg setiap 12 jam |
| Protease Inhibitor | |
| Indinavir/ritonavir (IDV/r) | 800mg / 100mg setiap 12 jam b, c |
| Lopinavir/ritonavir (LPV/r) |
400mg / 100 mg setiap 12 jam (533mg / 133mg setiap 12 jam bila dikombinasi dengan EFV atau NVP) |
| Nelfinavir (NFV) | 1250mg setiap 12 jam |
| Saquinavir/ritonavir (SQV/r) | 1000mg / 100 mg setiap 12 jam atau 1600mg / 200mg sekali sehari d |
| Ritonavir (RTV, r) e | Kapsul 100mg, larutan oral 400mg / 5ml |
Keterangan:
[Sumber: Pedoman Nasional Terapi Antiretroviral, Depkes RI, 2004]