Dosis antiretroviral untuk ODHA dewasa
Submitted by admin on Sat, 25/08/2007 - 15:43
Berdasarkan buku Pedoman Nasional Terapi Antiretroviral yang diterbitkan Departemen Kesehatan RI, Direktoral Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan, tahun 2004.
| Golongan / Nama Obat | Dosis a |
|---|---|
| Nucleoside RTI | |
| Abacavir (ABC) | 300mg setiap 12 jam |
| Didanosine (ddI) |
400mg sekali sehari (250mg sekali sehari bila berat badan <60kg) (250mg sekali sehari bila diberikan bersama TDF) |
| Lamivudine (3TC) | 150mg setiap 12 jam atau 300mg sekali sehari |
| Stavudine (d4T) |
40mg setiap 12 jam (30mg setiap 12 jam bila berat badan <60kg) |
| Zidovudine (ZDV atau AZT) | 300mg setiap 12 jam |
| Nucleoside RTI | |
| Tenofovir (TDF) |
300mg sekali sehari (catatan: interaksi obat dengan ddI, perlu mengurangi dosis ddI) |
| Non-nucleoside RTI | |
| Efavirenz (EFV) | 600mg sekali sehari |
| Nevirapine (NVP) | 200mg sekali sehari selama 14 hari, kemudian 200mg setiap 12 jam |
| Protease Inhibitor | |
| Indinavir/ritonavir (IDV/r) | 800mg / 100mg setiap 12 jam b, c |
| Lopinavir/ritonavir (LPV/r) |
400mg / 100 mg setiap 12 jam (533mg / 133mg setiap 12 jam bila dikombinasi dengan EFV atau NVP) |
| Nelfinavir (NFV) | 1250mg setiap 12 jam |
| Saquinavir/ritonavir (SQV/r) | 1000mg / 100 mg setiap 12 jam atau 1600mg / 200mg sekali sehari d |
| Ritonavir (RTV, r) e | Kapsul 100mg, larutan oral 400mg / 5ml |
Keterangan:
- Dosis dipilih berdasarkan bukti klinis terbaik yang ada. Dosis yang dapat diberikan sekali atau setiap 12 jam akan lebih meningkatkan kepatuhan pada terapi. Dosis dimaksudkan untuk pasien dengan fungsi ginjal dan hati normal.
- Dosis rejimen sering digunakan secara klinis. Dosis lain dari rejimen IDV/r yang berkisar antara 800mg / 200mg setiap 12 jam hingga 400mg / 100mg setiap 12 jam juga dalam penggunaan klinis.
- Ada indikasi penyesuaian dosis ketika dikombinasikan dengan NNRTI, namun pada saat ini belum dapat dibuat rekomendasi tertulis. Salah satu pertimbangan adalah menaikkan dosis komponen RTV menjadi 200mg setiap 12 jam bila digunakan EFV atau NVP secara bersamaan. Diperlukan data interaksi obat lebih lanjut.
- Kedua kemasan baik kapsul hard-gel dan soft-gel dapat digunakan bila akan mengkombinasikan SQV dengan RTV.
- Ritonavir hanya digunakan dalam kombinasi dengan indinavir, lopinavir dan saquinavir sebagai booster dan tidak sebagai obat tersendiri.
[Sumber: Pedoman Nasional Terapi Antiretroviral, Depkes RI, 2004]
Trackback URL for this post:
http://www.odhaindonesia.org/trackback/258







