Kepatuhan

Memastikan anda mengkonsumsi obat pada waktu yang tepat, dengan dosis yang tepat dan dengan cara yang tepat merupakan faktor penting dalam keberhasilan pengobatan anti-HIV anda, selain juga obat-obatan lain yang mungkin diresepkan untuk anda. 

Agar obat bekerja dengan baik, anda harus mengkonsumsinya dengan semestinya. Cara kerja obat dalam tubuh tidak semuanya sama. Beberapa jenis obat harus dikonsumsi bersama dengan makanan dan beberapa jenis harus dikonsumsi di antara jam makan selagi perut kosong. Sementara itu, bagi beberapa jenis obat lain, hal ini tidak berpengaruh. Orang yang mengkonsumsi obat perlu mengerti jenis obat yang mana yang diberikan untuknya, dan bagaimana obat-obatan tersebut dapat dimasukkan dalam keseharian mereka.

Lupa dosis, mengkonsumsi dosis yang salah, atau menggunakan obat dengan sedemikian cara sehingga tubuh hanya menyerap sebagian kecil, dapat menyebabkan resistensi terhadap obat tersebut. Hal ini mungkin berarti bahwa anda tidak hanya berhenti memperoleh manfaat dari obat yang resisten, tapi juga obat-obatan serupa.

 

Mengapa kepatuhan penting - resistensi

HIV dapat menjadi resisten terhadap sejenis obat bila tingkat darah obat tersebut terlalu rendah untuk menghentikan reproduksi virus. Selagi HIV terus bereproduksi, jenis-jenis virus yang mampu reproduksi tanpa terpengaruh obat (jenis yang resisten terhadap obat) menjadi lebih unggul daripada jenis yang sensitif terhadap obat, dan akan menjadi dasar bagi populasi HIV yang baru di dalam tubuh.

Contohnya, bila anda restisten terhadap jenis protease inhibitor indinavir, anda mungkin juga akan resisten terhadap jenis protease inhibitor lain, dan orang yang resisten terhadap satu jenis NNRTI biasanya akan resisten juga terhadap jenis-jenis obat baru dalam kelas tersebut. Namun, risiko 'resisten-silang' berbeda-beda antar obat dan bukan sesuatu yang pasti.

Bila anda diresepkan sejenis obat, dokter atau ahli farmasi akan memberitahukan berapa kali sehari dan bagaimana cara anda harus mengkonsumsinya, contohnya apakah obat tersebut harus dikonsumsi dengan makanan atau dengan perut kosong, dan apakah ada obat-obatan lain yang tidak boleh dikonsumsi pada saat yang bersamaan. Petunjuk-petunjuk ini telah dibuat untuk memastikan anda selalu memiliki kadar obat di dalam tubuh untuk melawan infeksi dan menghindari resistensi.

 

Hal-hal praktis

Semua orang yang mengkonsumsi obat-obatan anti-HIV suatu saat pasti akan lupa mengkonsumsi obat. Daripada anda stres dengan kelupaan tersebut, gunakan sebagai pengalaman belajar. Namun, bila anda sering lupa minum obat, atau sering terlambat minum obat, atau sengaja tidak minum obat karena efek samping, penting bagi anda untuk menginformasikan dokter secepatnya sehingga anda dapat memperoleh dukungan dan mencari jalan keluar dengan jadwal yang lebih sesuai dengan gaya hidup anda, atau jenis obat yang anda lebih bisa hadapi.

[Sumber: aidsmap.com]

Trackback URL for this post:

http://www.odhaindonesia.org/trackback/102