Membuka status HIV positif

Bila hasil tes anda positif HIV, mungkin sulit untuk mengetahui kepada siapa anda dapat membuka status, dan bagaimana cara terbaik untuk melakukannya.

Membuka status kepada orang lain dapat bermanfaat karena:

  • Anda dapat memperoleh kasih sayang dan dukungan untuk menghadapi masalah kesehatan anda.
  • Anda dapat selalu memberi informasi terbaru mengenai isu-isu penting kepada teman-teman dekat dan orang-orang tercinta.
  • Anda tidak perlu menyembunyikan status HIV anda.
  • Anda dapat memperoleh perawatan kesehatan yang tepat.
  • Anda dapat mengurangi kemungkinan penularan ke orang lain.

Menginformasikan orang lain dapat berdampak buruk karena:

  • Orang lain mungkin kesulitan menerima status kesehatan anda.
  • Beberapa orang mungkin akan mendiskriminasikan anda karena HIV.
  • Anda mungkin akan mengalami penolakan dalam situasi sosial ataupun dalam berkencan.

Anda tidak harus menginformasikan semua orang. Gunakan waktu untuk menentukan kepada siapa anda ingin menginformasikan dan pendekatan seperti apa yang akan anda gunakan. Pastikan anda siap. Ingat, sekalinya anda memberi tahu seseorang, mereka tidak akan pernah lupa bahwa anda HIV-positif.

 

Panduan Dasar

Berikut beberapa hal yang perlu anda pikirkan saat anda berniat memberitahu seseorang mengenai status HIV-positif anda:

  • Pastikan anda tahu benar alasan anda ingin mereka tahu. Apa yang ingin anda peroleh dari mereka?
  • Antisipasi reaksi mereka. Apa reaksi terbaik yang dapat anda harapkan? Apa reaksi terburuk yang mungkin harus anda hadapi?
  • Persiapkan diri anda dengan pengetahuan mengenai HIV. Anda mungkin ingin memberi mereka artikel-artikel mengenai HIV atau nomor hotline.
  • Cari dukungan. Bicarakan dengan orang yang anda percaya, dan buatlah suatu rencana.
  • Terima reaksi yang timbul. Anda tidak mungkin dapat mengendalikan bagaimana orang lain bereaksi terhadap berita anda.

 

Situasi-situasi Khusus

Orang-orang yang mungkin terdampak HIV dari anda Sangatlah sulit untuk memberitahu status anda kepada pasangan seksual atau orang-orang yang pernah berbagi jarum suntik dengan anda. Namun, sangat penting bagi mereka untuk mengetahui hal tersebut, sehingga mereka dapat memutuskan untuk  melakukan testing dan, bila mereka ternyata positif, memperoleh perawatan kesehatan yang mereka butuhkan.

Orang yang mempekerjakan anda

Anda mungkin ingin memberitahu orang yang memperkerjakan anda apabila penyakit HIV atau perawatannya menghambat pekerjaan anda. Bawa surat dari dokter anda yang menjelaskan apa yang anda butuhkan bagi kesehatan anda (misalnya minum obat, istirahat, dsb.). Bicarakan dengan atasan anda atau direktur HR. Beritahu mereka bahwa anda ingin tetap bekerja, dan perubahan-perubahan apa saja yang mungkin dibutuhkan dalam jadwal atau beban kerja anda. Pastikan mereka mengerti bahwa anda ingin status HIV anda tetap dirahasiakan.

Anggota Keluarga

Memberitahukan orangtua, anak-anak, atau anggota keluarga lainnya bahwa anda HIV-positif adalah sebuah keputusan yang sulit. Banyak orang takut anggota keluarga mereka akan merasa terluka atau marah. Orang lain merasa dengan tidak memberitahukan anggota keluarga, mereka justru memberi jarak dan mungkin menghalangi mereka dari dukungan emosional dan kasih sayang yang mereka inginkan. Anda mungkin akan merasa tertekan untuk menyimpan suatu rahasia sepenting ini dari orang-orang terdekat anda.

Anggota keluarga anda mungkin akan merasa lebih lega karena tahu anda memperoleh perawatan kesehatan yang baik, bahwa anda merawat diri anda sendiri, dan mengenai jaringan dukungan yang anda miliki.

Penyedia Layanan Kesehatan

Apakah anda ingin memberitahu penyedia layanan kesehatan mengenai status HIV anda itu tergantung anda. Apabila penyedia layanan kesehatan, termasuk dokter gigi, mengetahui anda HIV-positif, seharusnya mereka dapat memberi anda layanan yang lebih tepat. Semua penyedia layanan kesehatan seharusnya telah melindungi diri sendiri dari segala penyakit yang disandang darah pasiennya. Bila penyedia layanan ini kemungkinan akan bersentuhan dengan darah anda, anda dapat mengingatkan mereka untuk mengenakan sarung tangan.

 

Hubungan Sosial

Orang dengan HIV mungkin akan merasa terancam dengan berkencan. Ketakutan akan penolakan membuat banyak orang menghindar dari pembicaraan mengenai status HIV mereka. Ingat bahwa tiap situasi berbeda dan anda tidak harus memberitahu semua orang. Apabila anda tidak berada dalam keadaan dimana HIV dapat ditularkan, anda tidak perlu buka suara. Cepat atau lambat dalam sebuah hubungan,  berbicara mengenai status HIV anda akan menjadi penting. Lebih lama anda menundanya, maka akan lebih sulit untuk memulainya.

[Sumber: TheBody.com]

Trackback URL for this post:

http://www.odhaindonesia.org/trackback/5