Terapi komplementer untuk HIV
Bagian ini, kadang juga disebut pendekatan holistik, dapat terdiri dari berbagai pendekatan komplementer. Ini termasuk pengurangan stress, pijat, visualisasi, yoga dan relaksasi, dukungan emosional dan spiritual, pengobatan alamiah, dsb. Namun bila digunakan sendirian, pendekatan-pendekatan ini tidak akan menyelesaikan masalah. Sayangnya, beberapa promotor pendekatan komplementer seringkali menekan, memaksa orang untuk menggunakan pendekatan-pendekatan mereka dan meninggalkan yang lain, bahkan juga pengobatan yang direkomendasikan dokter. Bila digunakan seperti ini, terapi penunjang akan merusak dan bahkan membuat orang enggan mendapatkan pengobatan yang dibutuhkan. Para promotor yang terbaik adalah mereka yang melihat terapi ini sebagai kompleter dari terapi-terapi lain dan bukan sebagai pengganti.





